Resume Materi 2 PKKMB Fakultas Kesehatan

 From Organization to Leadership: Personal Branding for The Next Generation

By Atik Qurrota A'Yunin A.S.KM., M.Kes

Surabaya, 3 September 2025—Sebagai mahasiswa semester awal kalian dapat merencanakan kehidupan study agar balance antara akademik dan organisasi. Organisasi merupakan proses untuk merancang struktur formal, mengelompokkan, dan mengatur serta nembagi tugas diantara para anggota untuk mencapai tujuan. Di dalam organisasi kerjasama merupakan hal yang penting, tidak hanya sekadar membagi tugas sesama anggota. Sesuai dengan unsur dasar organisasi, yaitu tujuan bersama, pembagian tugas, dan kerjasama. Berorganisasi itu penting, sebagai salah satu skill kita dalam menghadapi tantangan zaman. Mahasiswa yang berorganisasi dapat menjadi solusi agar tidak ikut serta dalam kegiatan negatif. Karena sudah menjadi sibuk dengan kegiatan positif organisasi. Mahasiswa juga bisa mendapatkan relasi serta pengalaman yang tidak didapatkan jika tidak berorganisasi.

Kemudian ada kepemimpinan, Kepemimpinan adalah proses mengarahkan orang dan mempengaruhi aktivitas yang berhubungan dengan tugas individu atau kelompok atau organisasi untuk mencapai tujuan. Dengan jiwa kepemimpinan mahasiswa dapat menghadapi permasalahan permasalahan yang sedang terjadi. Proses interaktif yang dinamis mencakup tiga dimensi yaitu pemimpin, pihak yang dipimpin, dan situasi yang dihadapi. Pemimpin harus bisa menyesuaikan dengan pihak yang dipimpin serta situasi yang dihadapi. Tetapi pimpinan juga mencerminkan kualitas seseorang yang dipimpin. Kepemimpinan merupakan pokok penting dari organisasi, administrasi, dan manajemen. Cara menjadi pemimpin yang baik yaitu dengan memahami bahwa tidak semua gaya cocok dengan semua situasi. Oleh karena itu jadilah pemimpin yang tidak memberi perintah saja tetapi juga memberikan sebuah contoh.

Terdapat sebutan bagi mahasiswa di mana mereka akan kuliah pulang dan kuliah pulang, yaitu mahasiswa kupu-kupu. Sebagai mahasiswa yang sudah diberikan keberuntungan kita tidak seharusnya seperti itu. Kita harus bisa mengembangkan soft skill dan hard skill saat menempuh pendidikan. Seseorang yang menyeimbangkan soft skill hard skill juga kuat dalam karakter sosialnya. Saat berorganisasi kita juga dapat mengembangkan personal branding. Bangunlah personal branding dengan menciptakan sesuatu hal yang berbeda dengan orang lain serta mempunyai kredibilitas. Untuk memberikan keefektifan pada personal branding tentukan identitas diri, konsisten, dan jadilah diri sendiri. Kenalilah potensi diri dengan mengenali kelebihan dan kekurangan diri, tentukan minat bakat dan hal yang membuat bersemangat, dan cari pengalaman baru untuk mengetahui kemampuan yang terpendam.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Resume Opening Ceremony 5th Brave Program: Angkat Isu Kesehatan dan Air Bersih Global

Pra BToPH 4 (Basic Training of Public Health)

Pra BToPH 5 (Basic Training of Public Health)