Pra BToPH 1 (Basic Training Of Public Health)
Pra BToPH 1 (Basic Training Of Public Health)
"Pra BToPH 1 (Basic Training Of Public Health)"
Sabtu,4 Oktober 2025,UNUSA
Kegiatan dimulai tepat pukul 06.30 dengan proses skrining kesehatan yang dilakukan oleh panitia kepada seluruh peserta. Setelah melalui proses skrining, peserta diarahkan oleh Kakak PK (Pendamping Kelompok) menuju ruang materi dan wajib melakukan registrasi ulang sebelum memasuki ruangan. Acara resmi dibuka dengan seremonial Pembukaan oleh MC, dilanjutkan dengan pembacaan doa dan ayat suci Al-Qur'an. Sesi dilanjutkan dengan waktu sarapan pagi yang disediakan sesuai ketentuan. Sebelum pemaparan materi utama, peserta akan mengikuti pre-test.
Acara kemudian dilanjutkan dengan penyampaian sambutan dari Ketua Pelaksana dan Bupati HMKM UNUSA. Sesi dimulai dengan Pemaparan Materi 1 yang berjudul "Hak dan Kewajiban Mahasiswa dan Pengenalan Materi" oleh Ibu Atik Qurrota A'Yunin A, S.KM., M.Kes. Setelah itu, dilanjutkan dengan Pemaparan Materi 2 mengenai "Mengenal Lebih Dekat dengan ISMKI". Setelah sesi materi, kegiatan memasuki waktu ISHOMA (Istirahat, Salat, dan Makan); peserta dipersilakan untuk makan siang dan menunaikan salat. Setelah waktu ishoma berakhir, kegiatan dilanjutkan dengan sesi interaktif berupa penampilan yel-yel dan jargon dari perwakilan Kelompok Kesling. Kemudian, diselenggarakan sesi berbagi pengalaman (sharing) dengan mahasiswa berprestasi dari Program Studi Kesehatan Masyarakat. Setelahnya, ada sesi presentasi mind mapping oleh dua peserta terpilih, yaitu Fawwas dan Risya. Menjelang penutup, dilaksanakan evaluasi dan motivasi bagi peserta. Rangkaian kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama, dan acara pun berjalan dengan tertib serta lancar.
Ketika ibu Atiq mau memaparkan materi, ada games yang dimana kita menuliskan perasaan ketika mengikuti bptoph. Ibu Atiq menyampaikan bahwasannya ketika dimasa beliau dulu masih menjadi mahasiswa, beliau seringkali mengikuti kegiatan-kegiatan, mengikuti organisasi dan masih banyak lagi. Ketika masih menjadi mahasiswa kita harus sering mengeksplor dunia, menghabiskan masa kekalahan atau kegagalan di masa muda, agar ketika di masa tua, kita memiliki bekal. Mahasiswa juga memiliki hak untuk menyampaikan informasi atau pendapatnya akan tetapi kita sebagai mahasiswa jangan cuman ikut-ikutan atau yang biasanya kita sebut itu fomo. Mahasiswa yang mau menyampaikan pendapatnya mengenai isu-isu terkait harus mempelajarinya dari awal hingga akhir, memahami isu-isu yang ada dan sebagainya. Dikarenakan banyak orang-orang yang mengikuti demo hanya karena ikut-ikutan tanpa adanya pemahaman mengenai masalah yang di demo
Ikatan senat mahasiswa kesehatan masyarakat Indonesia atau yang biasa kita kenal dengan ISMKMI adalah organisasi yang dimana berisikan mahasiswa-mahasiswa program studi kesehatan masyarakat yang ada di seluruh Indonesia. Organisasi ini memiliki anggota sekitar 147 yang tersebar di seluruh Indonesia mulai dari Sabang sampai Merauke. ISMKMI ketika menjalankan sebuah pertemuan yang dilakukan secara offline, acaranya berlangsung lama, bisa sampai berhari-hari. Acara yang dilakukan secara offline bisanya Munas (musyawarah Nasional), Munas sendiri adalah acara yang dimana pembahasan di acara tersebut mengenai pergantian jabatan sekjen (sekertaris jendral), sekjen ini melakukan pergantian jabatan dari periode lama ke periode baru, akan tetapi sekjen ini tidak asal memilih ada calonnya, jadi sekjen ini memiliki tahapannya tersendiri ketika mau menjabat, harus melalui fase yang dimana ia menjadi calon sekjen. Ketika Munas telah dilaksanakan sekjen belum pergantian jabatan dan calon-calon sekjennya tidak ada maka akan diadakan musyab (musyawarah Nasional luar biasa) musyab ini merupakan musyawarah darurat yang dimana didalamnya membahas mengenai masalah-masalah yang belum terselesaikan ketika di Munas. Jangan sampai musyab ini terjadi dikarenakan jika sampai terjadi musyab bisa dibilang munasnya ini gagal.



Komentar
Posting Komentar